Monday, October 17, 2011

TIPS SUKSES BELAJAR IPA (BIOLOGI, FISIKA, KIMIA)

Ilmu Pengetahuan Alam yang terdiri dari Biologi, Fisika, dan Kimia adalah pelajaran yang menarik karena ketiganya meliputi segala sesuatu yang ada di dalam diri kita dan di sekitar kita, mulai bagian yang paling kecil (partikel penyusun atom) hingga yang paling besar (alam semesta). Namun, tak jarang, ilmu ini menjadi momok yang menakutkan dan menyeramkan bagi sebagian siswa karena alasan tertentu. Sebagian besar orang mengatakan bahwa untuk bisa mempelajari ilmu ini perlu kecerdasan yang lebih. Benarkah demikian? Jawabannya bisa YA, dan bisa juga TIDAK.

Untuk semua siswa, baik sekolah dasar maupun sekolah menengah, dalam belajar, kalian pasti punya masalah, sekecil apapun itu. Dan untuk mencapai kesukesan dalam belajar, maka masalah itu (baik yang kecil maupun yang besar) harus bisa diatasi terlebih dahulu.

Nah, secara umum, kendala yang dihadapi oleh siswa dalam mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah antara lain :
1. Tidak suka dengan pelajarannya.
2. Sulit memahami/menangkap materi pelajaran yang diberikan.
3. Tidak cocok dengan gurunya (di kelas), baik personalnya maupun cara mengajarnya.
4. Tidak memiliki buku pendukung (referensi) yang memadai.
5. Malas dan jenuh belajar.

Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, ada beberapa tips yang bisa dicoba oleh kalian agar masalah-masalah tersebut bisa diatasi dengan baik. Berikut ini tipsnya, semoga bermanfaat :
1. Awali segala sesuatu dengan niat yang baik. Suka ataupun tidak dengan pelajarannya, niatkan bahwa kalian akan belajar dan berharap mendapatkan manfaat dari ilmu yang akan dipelajari.
2. Membuat target belajar. Jika kalian suka dengan pelajarannya, buatlah target yang tinggi untuk mendapatkan hasil terbaik. Namun, jika kalian tidak suka dengan pelajarannya, buat target kalian bisa melalui setiap tahap/ujian dengan baik, buat target nilai lulus, jangan sampai hanya karena mata pelajaran yang tidak disuka langkah kalian ke depan untuk meraih cita-cita menjadi terhambat.
3. Menerima (dengan ikhlas) guru yang mengajar di kelas, siapapun guru tersebut.
4. Menjalin komunikasi yang baik dengan guru di kelas. Bersikap baik dan menghormati guru.
5. Tidak malu untuk menanyakan hal-hal yang belum jelas berkaitan dengan materi pelajaran. Jika memungkinkan, tanyakan di dalam kelas, namun jika tidak memungkinkan tanyakan di luar kelas.
6. Mengerjakan setiap tugas yang diberikan oleh guru dengan sungguh-sungguh.
7. Tidak menyimpan rasa benci terhadap guru yang mengajar di kelas, karena hal ini bisa menjadi awal kegagalan kalian. Jika sampai hal ini terjadi, segera komunikasikan/sampaikan permasalahan ini kepada pihak/orang yang sanggup membantu memecahkan persoalan kalian. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut, usahakan untuk segera menemukan solusi dari masalah ini.
8. Jika belum bisa menerima guru yang mengajar di kelas (tidak cocok dengan guru di kelas), meski telah berusaha, cari alternatif lain untuk belajar, seperti mencari guru lain di bimbingan belajar, memanggil guru privat atau guru lain yang kalian inginkan. Carilah guru yang membuat kalian merasa nyaman dalam belajar.
9. Jika memiliki masalah-masalah dalam belajar, catat dalam buku/catatan khusus, kemudian tanyakan pada guru/orang yang dianggap bisa membantu mengatasi masalah kalian dengan baik.
10. Memiliki buku referensi yang cukup untuk belajar. Semakin beragam buku referensinya, akan semakin baik. Milikilah dalam jumlah yang cukup (tidak terlalu banyak) agar lebih mudah dalam mempelajarinya.
11. Jika buku referensi yang dimiliki masih kurang sementara keadaan ekonomi tak memungkinkan, meminjam pada kakak kelas, tetangga, famili adalah langkah yang baik.
12. Memiliki buku catatan pelajaran yang rapi dan mudah dibaca.
13. Pilihlah teman yang bisa membuat kalian lebih baik dalam belajar, teman yang rajin, pintar dan baik lebih utama dijadikan teman dibandingkan teman yang malas dan tidak serius dalam belajar.
14. Membentuk kelompok belajar dengan teman dalam bentuk kelompok kecil, saling berbagi ilmu dan membangun persaingan yang sehat dalam belajar.
15. Jika kalian ketinggalan pelajaran (karena sakit atau karena alasan yang lain), segera mencari tahu materi pelajaran yang telah diajarkan. Jangan tunggu disuruh, tetapi aktiflah mencari tahu, bisa melalui teman atau guru.
16. Setiap pelajaran memerlukan konsentrasi untuk bisa menerima materi dengan baik, karena itu di dalam kelas pilihlah tempat duduk yang nyaman untuk belajar.
17. Jika timbul rasa malas dalam belajar, segera kembalikan pada tujuan kalian belajar. Untuk menjadi orang yang berhasil, pantaskah memelihara rasa malas?
18. Jika kalian merasa jenuh/bosan dalam belajar, selingi kegiatan belajar dengan hal-hal yang dapat membuat rileks dan santai agar tidak selalu tegang dan kaku, seperti menjalankan hobi yang disukai dan hiburan lain yang bersifat refreshing.
19. Mengkonsumsi makanan sehat yang mendukung stamina tubuh sehingga dapat belajar dengan baik.

Khusus untuk Biologi :
20. Karena sebagian besar materinya adalah teori, maka sering-seringlah membaca. Semakin sering membaca kalian akan semakin hafal, seperti hafalnya kalian pada rute jalan menuju ke sekolah karena setiap hari kalian melaluinya.
21. Karena di biologi banyak istilah yang mengguanakan bahasa asing (latin) dan seringkali sulit untuk mengingat/menghafalkan, maka buatlah semacam kartu istilah biologi. Kartu dengan ukurang kecil yang mudah dibawa/dimasukkan ke dalam saku. Setiap kartu memuat beberapa istilah. Sering-seringlah membaca kartu, di setiap kesempatan. Semakin sering dibaca, semakin lebih cepat hafal.
22. Membuat kartu skema/siklus/daur/proses-proses yang terjadi di biologi, seperti siklus metamorphosis, metagenesis, siklus hidup hewan-hewan avertebrata, dll. Sering-seringlah membacanya.
23. Menghafalkan istilah-istilah biologi di setiap aktivitas. Seperti, ketika di dapur, sedang membantu memasak, sambil memotong sayur juga sambil menghafalkan nama ilmiahnya, ketika kalian makan, sambil mengingat, enzim apa sajakah yang bekerja di mulut, lambung, usus halus, dll.
24. Memahami peta konsep dari materi yang dipelajari. Yakinkan bahwa kalian sudah mempelajari setiap bagian dari peta konsep tersebut dan sudah memahaminya. Jika ada bagian dari peta konsep yang belum kalian pahami, segera tanyakan atau minta penjelasan kembali dari guru/orang yang kalian perkirakan bisa membantu.
25. Gunakan imajinasi kalian untuk memahami setiap materinya. Usahakan untuk setiap hal yang dipelajari kalian bisa melihatnya dalam bentuk gambar, model, atau benda aslinya, karena ilmu biologi adalah ilmu yang riil, bukan imajiner.
26. Amati apa saja yang terjadi pada tubuh kalian, dan juga lingkungan sekitar kalian, karena penerapan ilmu biologi bisa diamati dalam tubuh kalian, dari materi yang paling kecil (DNA) hingga keseluruhan kehidupan di permukaan bumi (biosfer).
27. Seluruh kegiatan kalian dari bangun tidur sampai tidur kembali, ketika tubuh kalian bergerak, beraktivitas, dan berpikir, pelajari itu sebagai bagian dari ilmu biologi, kaitkan dengan materi pelajaran biologi. Semakin kalian menemukan banyak pertanyaan dari apa yang terjadi pada tubuh kalian, itu awal dari sebuah kepandaian. Cari segera jawabannya, dengan membaca atau bertanya kepada orang yang lebih tahu.
28. Lingkungan tempat tinggal kalian : lingkungan rumah, halaman, pemandangan sepanjang jalan yang kalian lalui, tempat-tempat baru yang kalian kunjungi, dari yang dekat sampai yang paling jauh, disana kalian akan menemukan berbagai jenis makhluk hidup yang beraneka ragam. Rekam dengan baik apa yang kalian amati dalam memori otak kalian, dari hal-hal yang kecil hingga hal-hal yang besar, cari tahu dan tanyakan segala sesuatu yang baru dan menarik perhatian kalian, kemudian lihat dan pikirkanlah bahwa seluruh makhluk hidup di permukaan bumi terbingkai dalam sebuah jarring-jaring kehidupan yang sempurna.
29. Melakukan percobaan/eksperimen atau observasi dengan sesuatu yang sederhana tentang hal-hal yang ada di sekitar kalian, seperti : mengamati perkecambahan biji tanaman, arah gerakan batang tanaman, titik tumbuh tanaman, dll.
30. Manfaatkan fasilitas Lab IPA/Lab Biologi seoptimal mungkin. Usahakan kalian mengenal dan memahami betul model, alat peraga, semua alat dan bahan serta petunjuk penggunaannya. Mintalah petunjuk guru/laboran dalam penggunaanya.
31. Memiliki dan membaca buku referensi yang cukup, akan lebih baik jika buku referensinya banyak memuat gambar-gambar yang akan memudahkan memahami materi pelajaran.
32. Mengerjakan soal-soal di buku latihan soal yang khusus (Lembar Kerja Siswa, Buku Kerja Siswa, Buku Kumpulan Soal, dll.)
33. Menyaksikan video/film/media audio visual lain yang berkaitan dengan biologi. Bisa membeli/meminjam.
34. Untuk memperkaya pengetahuan tentang ilmu biologi dan agar bisa lebih hafal dengan istilah-istilahnya dan lebih paham tentang kandungan materinya, baca dan pelajari biografi singkat dari tokoh-tokoh/ilmuwan di bidang biologi.
35. Jika kalian merasa sudah belajar sungguh-sungguh namun belum menunjukkan hasil seperti yang diharapkan, baca kembali biografi tokoh/ilmuwan di atas. Mereka menjadi ilmuwan dan nama mereka dikenang sepanjang zaman karena mereka pantang menyerah di tengah kegagalan. Diterimanya mereka di dunia science memerlukan banyak pengorbanan dan waktu yang tidak singkat. Kalau mereka bisa, pastinya kalian juga bisa.
36. Melaksanakan setiap point di atas dengan penuh kesungguhan.

Khusus untuk Fisika
37. Materi fisika terbagi dalam materi teori dan rumus. Jangan memisahkan keduanya karena masing-masing saling berkaitan. Pelajarilah keduanya bersama-sama.
38. Untuk materi yang berupa teori, pelajarilah teori itu seperti mempelajari teri biologi. Semakin sering membaca/semakin sering menggunakan, teori itu akan lebih kuat tersimpan dalam memori ingatan.
39. Memahami peta konsep dari materi yang dipelajari. Yakinkan bahwa kalian sudah mempelajari setiap bagian dari peta konsep tersebut dan sudah memahaminya. Jika ada bagian dari peta konsep yang belum kalian pahami, segera tanyakan atau minta penjelasan kembali dari guru/orang yang kalian perkirakan bisa membantu.
40. Untuk materi yang berupa rumus/hitungan, hafalkan rumusnya. Ada beberapa metode untuk menghafalkan rumus :
a) Pahami dan hafalkan besaran-besaran dalam fisika. Kaitkan symbol besaran dengan istilah dalam bahasa Inggris, karena itu saling berkaitan. Contoh, symbol untuk besaran daya adalah “P” = “Power”.
b) Untuk symbol besaran maupun satuan yang berupa huruf Yunani, pastikan kalian bisa menuliskannya dengan benar, melafalkan dengan baik, dan menghafalkan dan menerapkannya dengan tepat dalam rumus.
c) Pahami dan hafalkan satuan-satuan dalam fisika. Pahami pula yang merupakan satuan SI dan satuan bukan SI.
d) Jika lupa dengan rumus, ingatlah bentuk satuannya. Bentuk satuan itu akan menunjukkan bagaimana rumusnya. Contoh: satuan massa jenis adalah “kg/m3” maka rumusnya merupakan perbandingan antara besaran yang satuannya “kg” dan besaran yang satuannya “m3”, jadi rumusnya adalah perbandingan massa dan volume, r = m/V.
e) Membuat daftar khusus tentang besaran, symbol, dan satuannya. Jika memungkinkan dalam bentuk kartu yang mudah dibawa.
f) Pada rumus-rumus tertentu sangat berkaitan dengan hukum-hukum fisika. Jika hafal rumusnya maka secara otomatis akan hafal bunyi hukum-hukum tersebut. Contoh : Bunyi hukum Coulomb sama dengan rumus Gaya Coulomb.
41. Sebagian materi fisika adalah hitungan. Semua hitungan dalam fisika dihitung secara matematis, jadi kuasai operasi hitung matematika dengan matang.
42. Menguasai konversi satuan dengan baik dan matang. Ini adalah penghitungan secara matematis.
43. Pelajari dan kuasai teknik menghitung dengan cepat (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian).
44. Melakukan percobaan/eksperimen sederhana dengan sesuatu yang sederhana tentang hal-hal yang ada di sekitar kalian yang berkaitan dengan fisika, seperti : pemuaian, aliran kalor, mengamati prinsip kerja tuas, dll.
45. Mengkaitkan kejadian/peristiwa yang terjadi sehari-hari dengan materi fisika, seperti : perubahan energi pada lampu, kipas angin, kulkas, televis, computer, dan benda-benda lain yang ada di dalam rumah.
46. Gunakan imajinasi kalian untuk memahami konsep-konsep fisika, karena fisika adalah ilmu yang pasti dan riil. Ketika kalian melihat genangan minyak di atas air, gunakan imajinasi kalian untuk memahami konsep masa jenis zat, juga untuk contoh-contoh yang lain.
47. Memiliki dan membaca buku referensi yang cukup, akan lebih baik jika buku referensinya banyak memuat gambar-gambar yang akan memudahkan dalam belajar.
48. Memiliki dan mengerjakan soal-soal di buku latihan soal yang khusus (Lembar Kerja Siswa, Buku Kerja Siswa, Buku Kumpulan Soal, dll.)
49. Menyaksikan video/film/media audio visual lain yang berkaitan dengan fisika. Bisa membeli/meminjam.
50. Manfaatkan fasilitas Lab IPA/Lab Fisika seoptimal mungkin. Usahakan kalian mengenal dan memahami betul model, alat peraga, semua alat serta petunjuk penggunaannya. Mintalah petunjuk guru/laboran dalam penggunaanya.
51. Untuk memperkaya pengetahuan tentang ilmu fisika dan agar bisa lebih hafal dengan istilah-istilahnya, hukum-hukum dan konsep dalam fisika, baca dan pelajari biografi singkat dari tokoh-tokoh/ilmuwan di bidang fisika.
52. Jika kalian merasa sudah belajar sungguh-sungguh namun belum menunjukkan hasil seperti yang diharapkan, baca kembali biografi tokoh/ilmuwan di atas. Mereka menjadi ilmuwan dan nama mereka dikenang sepanjang zaman karena mereka pantang menyerah di tengah kegagalan. Diterimanya mereka di dunia science memerlukan banyak pengorbanan dan waktu yang tidak singkat. Kalau mereka bisa, pastinya kalian juga bisa.
53. Melaksanakan setiap point di atas dengan penuh kesungguhan.

Khusus untuk Kimia
54. Memiliki daftar Sistem Periodik Unsur, ini penting karena pondasi dari ilmu kimia adalah mengetahui lambang-lambang unsur kimia.
55. Menghafalkan nama-nama unsur kimia sebanyak mungkin beserta dengan symbol/lambang dan sifat-sifatnya.
56. Gunakan jembatan keledai untuk memudahkan menghafalkan nama-nama unsur, golongan, dan periode dalam sistem periodik unsur.
57. Memahami peta konsep dari materi yang dipelajari. Yakinkan bahwa kalian sudah mempelajari setiap bagian dari peta konsep tersebut dan sudah memahaminya. Jika ada bagian dari peta konsep yang belum kalian pahami, segera tanyakan atau minta penjelasan kembali dari guru/orang yang kalian perkirakan bisa membantu.
58. Sebagian materi kimia adalah hitungan yang menggunakan operasi hitung secara matematis. Untuk teknik menghafalkan rumus dan penghitungan, mirip seperti pada fisika.
59. Melakukan percobaan/eksperimen atau observasi dengan sesuatu yang sederhana tentang hal-hal yang ada di sekitar kalian yang terkait dengan kimia. Hampir semua bahan-bahan di dalam rumah tangga berasal dari bahan kimia. Amati dengan baik dan lakukanlah eksperimen ringan dengan menggunakan bahan-bahan tersebut, seperti : uji asam basa dengan menggunakan bahan-bahan alami yang ada di lingkungan sekitar.
60. Gunakan imajinasi kalian untuk memahami konsep atom, bentuk molekul dan reaksi kimia. Kimia adalah ilmu yang riil, bukan imajiner, namun karena ukuran atom dan molekul itu sangat kecil, kalian tetap perlu mengembangkan imajinasi dalam belajar. Kaitkanlah imajinasi kalian dengan hal-hal makro yang dapat dilihat dengan mata, seperti : perubahan-perubahan kimia di lingkungan sekitar.
61. Gunakan model atom atau molekul untuk memudahkan pemahaman tentang bentuk-bentuk atom dan molekul.
62. Memiliki dan membaca buku referensi yang cukup, akan lebih baik jika buku referensinya banyak memuat gambar-gambar yang akan memudahkan dalam belajar.
63. Memiliki dan mengerjakan soal-soal di buku latihan soal yang khusus (Lembar Kerja Siswa, Buku Kerja Siswa, Buku Kumpulan Soal, dll.)
64. Sering-seringlah mengamati komposisi bahan kimia pada bahan-bahan kimia di dalam rumah maupun pada makanan. Pikirkan dan kaitkan dengan materi pelajaran kimia.
65. Menyaksikan video/film/media audio visual lain yang berkaitan dengan kimia. Bisa membeli/meminjam.
66. Manfaatkan fasilitas Lab IPA/Lab Kimia seoptimal mungkin. Usahakan kalian mengenal dan memahami betul model, alat peraga, semua alat dan bahan serta petunjuk penggunaannya. Mintalah petunjuk guru/laboran dalam penggunaanya.
67. Untuk memperkaya pengetahuan tentang ilmu kimia dan agar bisa lebih hafal dengan istilah-istilahnya, hukum-hukum dan konsep yang berlaku dalam kimia, baca dan pelajari biografi singkat dari tokoh-tokoh/ilmuwan di bidang kimia.
68. Jika kalian merasa sudah belajar sungguh-sungguh namun belum menunjukkan hasil seperti yang diharapkan, baca kembali biografi tokoh/ilmuwan di atas. Mereka menjadi ilmuwan dan nama mereka dikenang sepanjang zaman karena mereka pantang menyerah di tengah kegagalan. Diterimanya mereka di dunia science memerlukan banyak pengorbanan dan waktu yang tidak singkat. Kalau mereka bisa, pastinya kalian juga bisa.
69. Melaksanakan setiap point di atas dengan penuh kesungguhan.

Kesimpulan
70. Tulisan di atas akan mampu membawa kepada kesuksesan jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan dengan iringan doa yang tulus. Jika hanya dibaca saja tanpa tidak lanjut, maka semua yang tertulis di atas tidak akan berarti apa-apa. Kesuksesan itu tidak diraih dengan instant, ia perlu proses dan waktu, maka jalanilah semua proses pembelajaran itu dengan kesungguhan dan rasa optimis.

Bersambung … (Tips Sukses Mengerjakan Soal-soal IPA)

Yogyakarta, 17 Oktober 2011
Fitri Nurhati, S.Si

 

©2009 I Love Science | by TNB